Kepala Kesbangpol Kukar, Rinda Desianti

Kesbangpol Kukar Mulai Sosialisasi Seleksi Paskibraka 2026 ke Sekolah-sekolah

Penulis : SultanAL

TENGGARONG – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengawali tahapan rekrutmen calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026 dengan kegiatan sosialisasi ke sejumlah sekolah menengah atas, kejuruan, dan madrasah aliyah di wilayah tersebut.

Kepala Kesbangpol Kukar, Rinda Desianti, menyampaikan bahwa sosialisasi dilakukan sebelum masa pendaftaran dibuka agar calon peserta memiliki waktu untuk menyiapkan diri. Persiapan mencakup kelengkapan administrasi serta kemampuan akademik dan fisik yang dibutuhkan dalam proses seleksi.

“Sosialisasi ini bertujuan memberi kesempatan bagi siswa untuk memahami tahapan seleksi dan mempersiapkan diri sejak awal,” ujar Rinda, Sabtu (31/1/2026).

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022, Kesbangpol bertugas mengoordinasikan dan memberikan rekomendasi dalam proses seleksi calon Paskibraka. Setiap tahunnya, rangkaian seleksi diawali dengan pembekalan dari Badan Pembinaan Paskibraka (BPP), kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi dan pembukaan pendaftaran.

Pendaftaran seleksi dilakukan secara daring melalui aplikasi Transparansi. Calon peserta diwajibkan membuat akun serta mengunggah dokumen persyaratan yang ditentukan. Setelah verifikasi berkas, peserta akan mengikuti Tes Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan Tes Inteligensi Umum (TIU) sebagai tahapan awal seleksi.

Kedua tes tersebut bersifat eliminasi dengan nilai ambang batas minimal 70 sesuai standar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Peserta yang tidak mencapai nilai tersebut dinyatakan gugur dan tidak dapat melanjutkan ke tahapan berikutnya.

“Nilai minimalnya 70. Jika tidak memenuhi, peserta otomatis terhenti di tahap awal,” kata Rinda.

Tahapan lanjutan meliputi tes kesamaptaan jasmani, Peraturan Baris Berbaris (PBB), parade, pemeriksaan kesehatan, psikotes, penelusuran minat, serta wawancara. Kesbangpol Kukar menggandeng Dinas Pendidikan Wilayah III untuk memastikan informasi seleksi menjangkau seluruh sekolah negeri dan swasta.

Selain kunjungan langsung ke sekolah, informasi seleksi juga disebarkan melalui platform digital dan media sosial resmi Kesbangpol. Persyaratan seleksi tahun ini dipastikan tidak mengalami perubahan, termasuk ketentuan tinggi dan berat badan yang harus proporsional.

Rinda berharap partisipasi pelajar Kukar terus meningkat dan mampu bersaing di tingkat nasional. Tahun sebelumnya, satu pelajar Kukar berhasil menembus seleksi nasional meski berstatus cadangan.

“Harapannya tahun ini ada peserta yang bisa lolos hingga tingkat nasional dan menjadi pengibar bendera,” ujarnya.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram