Penulis : SultanAL
TENGGARONG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara memastikan penyaluran Beasiswa Kukar Idaman tahap kedua hampir rampung. Masalah tersisa muncul dari 175 rekening penerima yang berstatus dormant atau tidak aktif, sehingga dana belum dapat dicairkan.
Kabag Kesra Setkab Kukar, Dendi Irwan Fahriza, mengatakan pemerintah telah menyiapkan langkah percepatan untuk merampungkan penyaluran tersebut. Pengumuman resmi terkait daftar rekening dormant dijadwalkan terbit hari ini.
“Rekening yang dormant insyaallah hari ini kita siapkan suratnya dan akan diunggah di website serta kanal resmi pemerintah daerah,” ujarnya.
Dendi menjelaskan, surat tersebut juga memuat nama PIC (Person in Charge) agar mahasiswa, mahasiswi, maupun pelajar yang terdampak bisa segera berkoordinasi.
“Silakan langsung menghubungi PIC yang sudah ditetapkan,” katanya.
Bagi penerima yang sedang berada di luar daerah, Pemkab Kukar memberikan opsi untuk membuka rekening baru terlebih dahulu.
“Kalau sedang berada di luar kota, silakan buka rekening baru dulu. Aktivasi fisiknya bisa dilakukan saat sudah berada di sini,” jelas Dendi.
Ia menegaskan bahwa dana tetap akan masuk ke rekening tersebut, namun pencairan baru bisa dilakukan setelah penerima datang langsung ke bank untuk aktivasi fisik. Ia juga mengingatkan pentingnya ketepatan waktu agar rekening tidak kembali berstatus dormant.
“Secara normatif menyesuaikan siklus keuangan. Batas terakhirnya tanggal 25 Desember,” tegasnya.
Dari total 4.015 penerima beasiswa, hanya 175 yang belum menerima dana karena rekening tidak aktif. Dendi memastikan seluruh catatan dan masukan dari mahasiswa tahun ini akan menjadi bahan evaluasi untuk pembenahan regulasi penyaluran beasiswa tahun 2026.
“Kita akan evaluasi regulasinya, menyesuaikan masukan tahun ini. Termasuk soal kebijakan penerima prasejahtera, apakah tetap perlu mendaftar atau menggunakan basis data tertentu,” tutupnya.



