Penulis : SultanAL
TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan ratusan kuota pelatihan kerja berbasis kompetensi pada tahun anggaran 2026 guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal.
Melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker), sebanyak 717 peserta akan difasilitasi mengikuti pelatihan pada 14 bidang kejuruan yang bekerja sama dengan sejumlah Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) berkompeten.
Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja Distransnaker Kukar, Lukman, menyampaikan bahwa program tersebut ditujukan untuk mencetak tenaga kerja bersertifikat yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.
“Pendaftaran peserta sudah kami buka. Total ada 717 kuota yang tersebar di 14 kejuruan pelatihan,” kata Lukman, Jumat (23/1/2026).
Adapun bidang pelatihan yang tersedia meliputi sektor jasa, industri, hingga ekonomi kreatif, seperti Satpam Gada Pratama, Ahli K3, operator forklift dan alat berat, rigger, instrumentasi level 1, welder SMAW 3G dan 4G, mekanik K2, perhotelan, desain grafis, konten kreator, penjamah makanan, serta pertukangan level 1 hingga 6.
Setiap kejuruan memiliki jumlah peserta berbeda, berkisar antara 20 hingga 90 orang, dengan ketentuan usia maksimal pendaftar antara 26 sampai 35 tahun, menyesuaikan standar industri.
Pendaftaran pelatihan dibuka tanpa dipungut biaya hingga 31 Maret 2026. Namun, khusus pelatihan Satpam Gada Pratama, pendaftaran ditutup lebih awal, yakni pada 10 Februari 2026.
Untuk menjangkau masyarakat secara merata, Distransnaker menyediakan layanan pendaftaran secara daring melalui aplikasi Kukar Siap Kerja, serta pendaftaran langsung di kantor Distransnaker dan kantor kecamatan.
Menurut Lukman, sistem pendaftaran online dirancang agar masyarakat di wilayah kecamatan terjauh tetap memiliki kesempatan yang sama mengikuti program pelatihan.
“Kami melibatkan kecamatan agar proses pendaftaran berjalan lancar. Targetnya, pelatihan ini dapat diakses masyarakat di seluruh 20 kecamatan di Kutai Kartanegara,” pungkasnya.
Foto : Ilustrasi pelatihan kerja



