Bebaca.id, Jakarta – Hubungan ekonomi Indonesia dan Korea Selatan kembali diperkuat melalui forum Business Matching Indonesia–Korea yang digelar pada 21 Januari 2026 di Marina Bay Seoul Hotel & Resort. Kegiatan ini diinisiasi oleh International Partnership Collaborations (IPC) bersama Kamar Entrepreneurs Indonesia (KEIND) sebagai ruang temu strategis antar pelaku usaha kedua negara.
Forum tersebut mempertemukan pengusaha, investor, dan pimpinan perusahaan dari Indonesia dan Korea Selatan untuk menjajaki kerja sama lintas sektor. Tidak hanya fokus pada transaksi bisnis, pertemuan ini juga diarahkan untuk membangun jejaring jangka panjang yang mampu menopang ekspansi pasar Indonesia di kawasan Asia Timur.
Penguatan organisasi pengusaha Indonesia di luar negeri menjadi salah satu agenda utama. Dalam kesempatan itu, Patricia Sylvia Mamusung atau Patricia Yoon resmi dilantik sebagai Ketua Umum KEIND Korea Selatan. Kepemimpinan baru di Seoul ini diharapkan menjadi penghubung permanen bagi pelaku usaha Indonesia yang ingin mengembangkan bisnis di Negeri Ginseng.
Bersamaan dengan itu, Afdarizal Armasitha juga dikukuhkan sebagai Ketua Umum KEIND Pusat. Struktur kepengurusan KEIND turut diisi para profesional yang berasal dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, sehingga memperkuat integrasi antara komunitas pengusaha nasional dan jaringan global.
Agenda business matching diisi dengan pemaparan peluang usaha dari sejumlah tokoh bisnis Indonesia. Di antaranya Hendi Setiono selaku Founder & CEO PT Baba Rafi Indonesia serta Rina Fitri dari PT Tandon Citra Murti. Para peserta berdiskusi mengenai potensi pertukaran teknologi, penguatan distribusi, hingga peluang investasi bersama yang dapat dikembangkan kedua negara.
Dukungan terhadap kolaborasi ini juga datang dari pihak Korea Selatan. Lee Yeon Su, mantan Wali Kota Siheung yang kini menjabat Chairman Muan Aviation, menekankan pentingnya membangun kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan agar kerja sama tidak berhenti pada pertemuan seremonial.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari ACP Medianje sebagai sponsor utama di bawah koordinasi Noh Seungguk selaku Ketua Panitia. Menutup rangkaian acara, Patricia Yoon menegaskan bahwa forum ini diarahkan untuk menghasilkan kerja sama nyata, bukan sekadar wacana.
“Keberhasilan acara ini mencerminkan visi bersama untuk bertumbuh melalui kolaborasi konkret. Kami percaya kemitraan yang kuat antara Indonesia dan Korea Selatan akan membuka peluang baru di berbagai sektor dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian kedua negara,” ujar Patricia.
Optimisme para peserta terlihat dari komitmen menindaklanjuti pertemuan ini ke dalam proyek riil. IPC dan KEIND pun memastikan akan terus menginisiasi agenda serupa guna memperluas konektivitas ekonomi Indonesia–Korea Selatan secara berkelanjutan.



