KUTAI KARTANEGARA – Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) kembali menunjukkan tren peningkatan. Data terbaru tahun 2025 mencatat angka 77,24 persen dengan kategori Puas. Peningkatan ini dinilai sebagai bukti bahwa program Dedikasi yang dijalankan Bupati dan Wakil Bupati Kukar semakin menyentuh kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.
Pengamat Sosial sekaligus Koordinator Program Studi Pembangunan Sosial Universitas Mulawarman, A. Ismail Lukman M.A., memberikan apresiasi terhadap konsistensi Pemkab Kukar dalam melanjutkan sekaligus menyempurnakan program-program pembangunan yang sudah dirintis pada periode sebelumnya.
Menurutnya, keberlanjutan program menjadi salah satu faktor penting yang mendorong meningkatnya kepercayaan publik. Masyarakat merasakan langsung manfaat program Dedikasi, mulai dari pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, dukungan ekonomi kerakyatan, hingga penguatan layanan dasar di berbagai sektor.
“Peningkatan indeks kepuasan ini menunjukkan bahwa publik merespons positif program-program Bupati dan Wakil Bupati Kukar. Sebab program tersebut dirancang menyentuh seluruh kelompok masyarakat secara merata,” ujarnya.
Ismail menegaskan, penerapan kebijakan yang fokus pada kebutuhan masyarakat bawah menjadi kunci keberhasilan meningkatkan IKM. Jika konsistensi ini terus dijaga, ia meyakini tren positif akan berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.
Selama tiga tahun terakhir, capaian IKM Kukar terus menunjukkan peningkatan stabil. Pada tahun 2023, indeks tercatat sebesar 73 persen. Kemudian naik menjadi 76,11 persen pada 2024, dan kembali meningkat menjadi 77,24 persen pada 2025. Tren ini menunjukkan bahwa masyarakat melihat adanya perbaikan nyata pada kinerja pemerintah daerah.
“Selama program tetap diarahkan untuk menyentuh akar rumput, sangat mungkin tingkat kepuasan masyarakat akan makin meningkat. Keberhasilan ini adalah modal sosial yang penting dalam pembangunan daerah,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Kukar melalui berbagai program Dedikasi disebut terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerataan pembangunan, serta memastikan manfaatnya dirasakan secara langsung oleh masyarakat di seluruh kecamatan.



