Plh Kajari Kukar, Heru Widjatmiko

Peringati Hakordia, Kejari Tenggarong Ungkap Capaian Penanganan Korupsi 2025

Penulis : SultanAL

TENGGARONG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tenggarong memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 dengan mengusung tema “Berantas Korupsi untuk Kemakmuran Rakyat”, Selasa (9/12/2025).

Peringatan ini diawali dengan upacara di halaman kantor Kejari Tenggarong, sekaligus pemaparan capaian kinerja penanganan perkara korupsi sepanjang tahun 2025.

Dalam laporan tersebut, Kejari merinci hasil penanganan perkara mulai dari tahap penyelidikan, penyidikan, penuntutan, hingga eksekusi, termasuk upaya penyelamatan kerugian negara.

Plh Kajari Kukar, Heru Widjatmiko, menyampaikan bahwa pada tahap penyelidikan terdapat empat kasus yang ditangani sepanjang tahun ini. Di tahap penyidikan, terdapat lima kasus dengan total penyelamatan kerugian negara sebesar Rp61 juta. Sementara pada tahap penuntutan, jaksa menangani tujuh kasus dengan nilai penyelamatan kerugian negara mencapai Rp220 juta.

Pada tahap eksekusi, Kejari Tenggarong menyelesaikan 10 kasus dengan total penyelamatan kerugian negara sekitar Rp150 juta, ditambah uang pengganti sebesar Rp120 juta, serta uang rampasan mencapai Rp3,5 miliar.

“Jika dijumlahkan, total penyelamatan kerugian negara selama 2025 mencapai Rp4,1 miliar,” ujar Heru.

Selain penyelamatan kerugian negara, Kejari Tenggarong juga berhasil melakukan pendataan aset milik tersangka dalam sejumlah perkara.

Pada perkara korupsi Pengelolaan Keuangan PT Mahakam Gerbang Raja Migas terkait proyek pembangunan tangki timbun dan terminal BBM tahun 2018–2020, jaksa menemukan satu unit apartemen di Jakarta serta tujuh bidang tanah yang tersebar di Jakarta dan Cirebon.

Sementara dalam perkara korupsi penggunaan APDes Desa Genting Tanah, Kecamatan Kembang Janggut, tahun 2022, Kejari mendata dua bidang tanah di wilayah Kembang Janggut sebagai aset terkait perkara.

Melalui capaian tersebut, Kejari Kukar menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat penerapan sistem penanganan perkara yang transparan dan akuntabel, terutama dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram