Penulis : SultanAL
TENGGARONG – Aparat gabungan Polres Kutai Kartanegara (Kukar), TNI, dan pemerintah daerah menyiapkan skema pengamanan terpadu menjelang perayaan Natal 2025. Sebanyak 308 gereja di seluruh wilayah Kukar masuk dalam daftar prioritas pengamanan untuk memastikan ibadah berlangsung aman dan kondusif.
Kabag Operasi Polres Kukar, Kompol Roganda, mengatakan pengamanan telah dimulai sejak pelaksanaan Operasi Natal dan Tahun Baru (Nataru). Namun, intensitas pengamanan akan ditingkatkan pada puncak perayaan, yakni Malam Natal 24 Desember dan Hari Natal 25 Desember 2025.
“Ibadah Natal sebenarnya sudah mulai berlangsung di beberapa gereja. Puncaknya pada Malam Natal tanggal 24 Desember, kemudian dilanjutkan pada 25 Desember,” ujar Roganda.
Menurutnya, pengamanan dilakukan secara menyeluruh hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan. Setiap gereja akan mendapatkan pengamanan yang disesuaikan dengan tingkat kerawanan serta jumlah jemaat.
“Berdasarkan data kami, terdapat 308 gereja di Kutai Kartanegara. Seluruhnya akan diamankan oleh personel gabungan Polri, TNI, dan unsur pemerintah daerah,” tegasnya.
Roganda menambahkan, skema pengamanan tidak hanya difokuskan pada area gereja, tetapi juga mencakup pengaturan lalu lintas, antisipasi gangguan kamtibmas, serta kesiapsiagaan terhadap potensi keadaan darurat selama ibadah berlangsung.
Sementara itu, Asisten II Sekretariat Kabupaten Kukar, Ahyani Fadianur Diani, menyoroti gereja-gereja yang berada di kawasan padat aktivitas, khususnya di Kota Tenggarong. Ia menyebut terdapat tiga gereja yang berlokasi di sekitar pasar dan jalur utama.
“Khusus di Tenggarong, ada tiga gereja di sekitar kawasan pasar. Jumlah jemaatnya bisa mencapai dua ribuan orang, sehingga memerlukan pengamanan ekstra,” jelas Ahyani.
Untuk mengantisipasi kemacetan, pengamanan akan melibatkan Dinas Perhubungan dengan penerapan rekayasa lalu lintas sementara. Salah satu skema yang disiapkan adalah pemberlakuan arus satu arah di sekitar lokasi ibadah.
“Disarankan arus lalu lintas dibuat satu jalur agar tidak terjadi penumpukan kendaraan saat ibadah berlangsung,” tambahnya.
Selain pengamanan gereja, Polres Kukar juga menyiapkan sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan di titik-titik strategis. Pos tersebut akan diisi personel gabungan guna memberikan rasa aman bagi masyarakat selama perayaan Natal.
Roganda pun mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk menjaga ketertiban, menjunjung toleransi dan persaudaraan, agar saudara-saudara kita dapat melaksanakan ibadah Natal dengan aman dan nyaman,” pungkasnya.



