Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) periode 2013–2015, Arief Rosyid Hasan, menghadiri kegiatan Latihan Kader II (LK II) dan Senior Course (SC) yang diselenggarakan HMI Cabang Kutai Kartanegara , Kamis (11/6/2026).

Hadiri Training Nasional Hmi, Arief Rosyid Dorong Generasi Muda Kawal Pengelolaan SDA untuk Rakyat

Bebaca.id ,TENGGARONG — Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) periode 2013–2015, Arief Rosyid Hasan, menghadiri kegiatan Latihan Kader II (LK II) dan Senior Course (SC) yang diselenggarakan HMI Cabang Kutai Kartanegara , Kamis (11/6/2026).

Dalam kunjungannya, ia juga melakukan silaturahmi dengan Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri.

Dalam sesi penyampaian materi kepada peserta kaderisasi, Arief menilai Indonesia tengah memasuki babak baru pembangunan ekonomi nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, arah pembangunan saat ini menitikberatkan pada penguatan kedaulatan bangsa melalui pengelolaan sumber daya alam yang lebih berpihak kepada kepentingan rakyat.

Arief menjelaskan, sejumlah kebijakan yang dijalankan pemerintah, khususnya di sektor energi dan sumber daya mineral, merupakan bagian dari upaya merealisasikan amanat Pasal 33 UUD 1945.

Ia mencontohkan langkah-langkah yang dilakukan Menteri ESDM RI Bahlil Lahadalia dalam mendorong kemandirian energi, memperbaiki tata kelola sektor ESDM, serta memperluas pemberdayaan masyarakat melalui legalisasi sumur rakyat.

“Generasi muda tidak boleh hanya menjadi penonton. Tugas kita adalah memastikan bahwa setiap kebijakan pembangunan benar-benar menghadirkan kemaslahatan bagi umat dan bangsa. HMI harus hadir sebagai kekuatan moral, intelektual, dan sosial yang mengawal cita-cita keadilan sosial sebagaimana amanat konstitusi,” kata Arief di hadapan peserta kegiatan.

Ia juga mengajak kader HMI untuk mampu merespons perubahan sosial dan perkembangan teknologi secara kritis tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Menurutnya, organisasi kemahasiswaan harus tetap relevan dalam menghadapi tantangan era digital, arus globalisasi, dan dinamika kepemimpinan nasional.

“HMI dituntut tidak hanya menjaga konsistensi nilai, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman serta membangun kolaborasi yang menghasilkan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Arief turut memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara atas berbagai program pembangunan yang tengah dijalankan.

Ia menilai daerah yang memiliki kekayaan sumber daya alam seperti Kutai Kartanegara memegang peranan penting dalam mendukung terwujudnya kemandirian ekonomi nasional.

Menurutnya, pengelolaan sumber daya alam yang tepat dapat menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat fondasi pembangunan daerah dan nasional.

Kunjungan Arief Rosyid ke Kutai Kartanegara diharapkan semakin mempererat hubungan antara kader HMI, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat dalam membangun sinergi menuju Indonesia yang maju, berdaulat, adil, dan sejahtera.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Apa yang Anda Cari?