Anggota Komisi IV DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Hamdiah Z,

DPRD Kukar Usulkan Pemberian Honor bagi Petugas Perpustakaan Desa

Bebaca.id, TENGGARONG – Keberadaan perpustakaan desa dan kecamatan dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan minat baca serta mendukung pendidikan masyarakat. Karena itu, dukungan terhadap petugas perpustakaan yang selama ini banyak bekerja secara sukarela dinilai perlu menjadi perhatian pemerintah daerah.

Anggota Komisi IV DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Hamdiah Z, berharap Pemerintah Kabupaten Kukar dapat mengalokasikan dukungan berupa honorarium atau insentif bagi para penjaga perpustakaan yang bertugas di desa maupun kecamatan.

Menurutnya, para petugas tersebut memiliki kontribusi penting dalam menjaga keberlangsungan layanan literasi di tengah masyarakat, khususnya di wilayah yang akses pendidikannya masih terbatas.

“Mudah-mudahan ke depan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dapat memberikan honor kepada para penjaga perpustakaan yang berada di desa maupun kecamatan,” ujar Hamdiah.

Ia menegaskan bahwa perpustakaan yang berada di kawasan pedesaan maupun wilayah terpencil harus tetap dipertahankan keberadaannya. Sebab, fasilitas tersebut masih menjadi salah satu sumber bacaan utama bagi anak-anak dan masyarakat yang belum memiliki akses memadai terhadap buku.

Menurut Hamdiah, tidak semua keluarga mampu membeli buku untuk kebutuhan belajar. Karena itu, perpustakaan menjadi sarana penting yang dapat membantu memenuhi kebutuhan literasi masyarakat.

Selain menjaga keberlangsungan layanan, ia juga mendorong peningkatan kualitas pengelolaan perpustakaan. Mulai dari kebersihan ruangan, penataan koleksi, hingga sistem pelayanan peminjaman dan pengembalian buku perlu diperhatikan agar masyarakat merasa nyaman saat memanfaatkan fasilitas tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Diarpus) Kukar, Ridha Darmawan, mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pengelolaan perpustakaan desa. Salah satunya adalah keterbatasan jumlah petugas yang dapat memberikan layanan secara optimal kepada masyarakat.

Menurut Ridha, diperlukan sistem yang mampu menjamin keberlangsungan operasional perpustakaan desa, termasuk melalui dukungan terhadap sumber daya manusia yang menjalankannya.

“Perlu ada sistem yang mendukung keberlangsungan layanan perpustakaan desa. Salah satu bentuknya adalah pemberian kompensasi kepada petugas yang menjalankan tugas tersebut,” katanya.

Ia menjelaskan, dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui kebijakan pemerintah desa dengan memanfaatkan alokasi anggaran yang tersedia sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.

Di samping penguatan perpustakaan konvensional, Diarpus Kukar juga terus mengembangkan layanan literasi digital melalui aplikasi e-Kukar. Saat ini platform tersebut menyediakan sekitar 120 ribu judul buku dengan total 187 ribu eksemplar digital yang dapat diakses masyarakat selama tersedia koneksi internet.

“Harapannya semakin banyak masyarakat memanfaatkan layanan digital ini sehingga akses terhadap bahan bacaan menjadi lebih mudah, cepat, dan merata di seluruh wilayah Kutai Kartanegara,” tutup Ridha.

Foto : Ist

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Apa yang Anda Cari?