Bebaca.id, KUTAI KARTANEGARA – Menyambut bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, pemerintah kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar safari Ramadan ke desa-desa. Kegiatan ini menjadi tradisi tahunan yang tidak hanya memeriahkan suasana Ramadan, tetapi juga mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat hingga ke tingkat akar rumput.
Di Kecamatan Kota Bangun Darat, safari Ramadan dipimpin langsung oleh Camat Julkifli bersama jajaran perangkat kecamatan, tokoh agama, dan perwakilan masyarakat. Rombongan berkeliling mengunjungi desa-desa, melakukan buka puasa bersama warga, mendengarkan tausiah, hingga berdialog langsung untuk menyerap aspirasi masyarakat.
“Kami tetap berkomitmen menjalankan tugas dengan baik meskipun dalam keadaan berpuasa. Puasa bukanlah penghalang untuk tetap produktif dan aktif,” ujar Julkifli, Minggu (2/3/2025).
Menurutnya, safari Ramadan menjadi ajang penting untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menjaga suasana harmonis di tengah masyarakat. Ia berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan yang bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan warga.
“Kami ingin safari Ramadan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun komunikasi yang baik, dan membawa keberkahan bagi masyarakat,” tambahnya.
Selain kegiatan keagamaan, rombongan pemerintah kecamatan juga memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan informasi program-program pembangunan, mendengar masukan warga, serta menampung ide-ide demi kemajuan desa. Kehadiran langsung pejabat kecamatan di tengah masyarakat diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik dan meningkatkan rasa kebersamaan.
Sementara itu di Kecamatan Sangasanga, Camat Gunawan Suko Waluyo memimpin rangkaian safari Ramadan bersama jajaran forum koordinasi pimpinan kecamatan (forkopimcam). Acara diisi dengan buka puasa bersama, tausiah dari ustaz setempat, dan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial.
“Safari Ramadan menjadi momen yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menebarkan keberkahan bagi semua. Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk saling mengingatkan pentingnya memperkuat nilai-nilai persaudaraan,” tutur Gunawan.
Gunawan menambahkan, pihaknya ingin menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial, saling berbagi, dan mempererat hubungan antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan warga. Ia berharap tradisi ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dengan partisipasi lebih luas dari seluruh unsur masyarakat.
Safari Ramadan di dua kecamatan ini menjadi bukti nyata bahwa bulan suci tidak hanya dimaknai sebagai waktu untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga kesempatan untuk membangun kebersamaan dan keharmonisan sosial. Dengan mengunjungi langsung masyarakat di desa-desa, pemerintah daerah menunjukkan komitmennya untuk hadir dan mendengar aspirasi warga di setiap momen penting, termasuk di bulan penuh berkah seperti Ramadan.
(Adv/DiskominfoKukar)
Penulis : Yusuf S A



