Bebaca.id, Samarinda – Peristiwa berdarah terjadi di kawasan padat penduduk Jalan Karya Muharam, Gang Makassar, RT 01, Kelurahan Tenun, Kecamatan Samarinda Seberang, Kamis malam sekitar pukul 23.30 Wita. Seorang pria dilaporkan meninggal dunia usai mengalami luka akibat senjata tajam. Kejadian tersebut langsung mengundang perhatian warga sekitar. Aparat kepolisian pun segera turun ke lokasi setelah menerima laporan.
Pamapta I Polresta Samarinda, Ipda Rifqi Sactio, membenarkan adanya insiden tersebut. “Siap, malam ini kami mendapatkan laporan dari warga bahwa terjadi dugaan penusukan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di daerah Gang Makassar, Samarinda Seberang,” ujarnya. Polisi menerima informasi dari masyarakat tak lama setelah kejadian berlangsung. Respons cepat dilakukan untuk mencegah situasi semakin tidak kondusif.
Menurut Rifqi, korban sempat mendapatkan penanganan medis. Namun, upaya tersebut tidak berhasil menyelamatkan nyawanya. “Untuk saat ini korban berada di rumah sakit, dan sementara dari pihak rumah sakit menyatakan bahwa korban sudah meninggal dunia,” jelasnya. Hingga kini, identitas korban masih dalam proses pendataan oleh pihak kepolisian.
Setelah tiba di lokasi, personel Pamapta langsung mengamankan tempat kejadian perkara. Garis polisi dipasang guna membatasi akses warga ke area tersebut. “Untuk tahap awal kami dari Pamapta melakukan pengamanan TKP, memasang police line. Kemudian dari Polsek Samarinda Seberang melakukan pengumpulan barang bukti serta keterangan saksi,” terang Sactio. Langkah itu dilakukan untuk menjaga keutuhan barang bukti.
Penyelidikan lebih lanjut kini tengah dilakukan oleh jajaran Polsek Samarinda Seberang bersama tim terkait. Berdasarkan keterangan awal saksi, pelaku diduga satu orang. Meski demikian, hingga saat ini terduga pelaku belum berhasil diamankan. “Kalau sampai saat ini pelaku masih belum berhasil diamankan dan sedang tahap penyelidikan lebih lanjut. Berdasarkan keterangan awal saksi, diduga satu orang,” tuturnya.
Terkait kronologi detail kejadian, polisi belum dapat menyampaikannya ke publik. “Untuk kronologis masih belum bisa kami sampaikan karena masih dalam penyelidikan,” tegasnya. Peristiwa tersebut sempat membuat warga berkumpul di sekitar lokasi. Kepolisian pun mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak berspekulasi sebelum ada keterangan resmi. “Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan setelah proses penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.



