TENGGARONG – Momentum libur Hari Raya Iduladha 2026 dimanfaatkan banyak masyarakat untuk berwisata dan menikmati alam terbuka. Salah satu destinasi yang mengalami peningkatan kunjungan adalah Pantai Tanah Merah Tanjung Harapan di Kecamatan Samboja, terutama dari wisatawan yang memilih berkemah dan menginap di kawasan pantai.
Keindahan panorama pesisir yang dipadukan dengan suasana teduh dari pepohonan di sekitar kawasan menjadikan Pantai Tanah Merah sebagai pilihan favorit bagi pengunjung yang ingin menghabiskan waktu libur bersama keluarga maupun teman.
Pengelola Pantai Tanah Merah, Sugeng Hariyadi, mengatakan jumlah wisatawan yang bermalam selama libur Iduladha tahun ini meningkat tajam dibandingkan hari-hari biasa.
“Kalau yang masuk malam ini mungkin sekitar seratus orang lebih. Kalau hari biasa yang bermalam paling sekitar 40 sampai 50 orang, bahkan kadang hanya sekitar 10 orang,” ujar Sugeng, Minggu (31/5/2026).
Ia menilai meningkatnya jumlah pengunjung menunjukkan minat masyarakat terhadap wisata alam dan aktivitas camping terus berkembang, khususnya saat momen libur panjang.
Untuk menjaga kenyamanan dan keamanan kawasan wisata, pengelola menerapkan sejumlah ketentuan bagi wisatawan yang ingin bermalam. Setiap pengunjung diwajibkan mengisi surat pernyataan dan mematuhi aturan yang telah ditetapkan selama berada di area pantai.
Salah satu aturan yang diberlakukan adalah larangan membawa maupun mengonsumsi minuman beralkohol di kawasan wisata.
“Kalau melanggar aturan yang sudah disepakati dalam surat pernyataan, tentu ada sanksinya,” tegas Sugeng.
Terkait biaya, wisatawan yang berkemah tidak dikenakan tarif tambahan. Pengunjung cukup membayar tiket masuk sebesar Rp10 ribu per orang sesuai ketentuan yang berlaku, dengan syarat melengkapi administrasi berupa surat pernyataan bermaterai.
Selain itu, pengelola juga mengimbau wisatawan untuk memperhatikan aspek keselamatan saat mendirikan tenda. Pengunjung disarankan memilih lokasi yang aman dan menghindari area yang terlalu dekat dengan pohon-pohon besar.
“Kami sarankan jangan mendirikan tenda terlalu dekat dengan pohon besar. Pilih lokasi yang lebih aman atau area yang sudah direkomendasikan petugas,” jelasnya.
Selama masa libur, pengawasan di kawasan wisata juga ditingkatkan. Petugas pengelola melakukan patroli dan penjagaan hingga dini hari guna memastikan keamanan serta kenyamanan pengunjung yang bermalam.
“Kami berjaga sampai sekitar pukul 03.00 dini hari agar pengunjung yang camping bisa menikmati suasana pantai dengan aman dan nyaman,” pungkas Sugeng.



