Bebaca.id, TENGGARONG – Tiga hari beradu kemampuan di lapangan, Kejuaraan Pickleball Antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi vertikal se-Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi berakhir. Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menutup kejuaraan tersebut di Lapangan Pickleball Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kukar, Jumat (21/8/2026) malam.
Penutupan turut dihadiri Ketua Indonesia Pickleball Federation (IPF) Kukar sekaligus Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani, Ketua Harian IPF Kukar Nurul Huda, Asisten III Setkab Kukar Dafip Haryanto, Kepala Dispora Kukar Aji Ali Husni, Kepala DPU Kukar Wiyono, Kepala Disperkim Kukar M Aidil, Kepala DLHK Kukar Slamet Hadiraharjo, serta sejumlah kepala OPD lainnya.
Sebelum pertandingan final ganda putra antara Satpol PP dan Dinas Pendidikan (Disdik), sejumlah pejabat terlebih dahulu turun ke lapangan dalam pertandingan ekshibisi.
Aulia berpasangan dengan Sekretaris Dispora Kukar, Derry, menghadapi pasangan Aji Ali Husni dan Wiyono. Pertandingan berlangsung ketat sebelum pasangan Aulia-Derry mengamankan kemenangan dengan skor 21-19.
Pada pertandingan ekshibisi lainnya, pasangan Slamet Hadiraharjo-Ahmad Yani berhadapan dengan Dafip Haryanto-Aji Ali Husni. Laga tersebut dimenangkan pasangan Dafip-Aji Ali.
Menutup kejuaraan, Aulia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia dan pihak yang terlibat selama penyelenggaraan. Menurutnya, kompetisi olahraga antarlembaga tidak hanya menjadi arena mencari juara, tetapi juga memiliki nilai dalam membangun hubungan di lingkungan pemerintahan.
“Kejuaraan ini bukan semata-mata untuk mencari siapa yang menang dan siapa yang kalah. Yang lebih penting adalah bagaimana olahraga ini menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan dan kekompakan antar-OPD,” ujar Aulia.
Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain menjaga kesehatan dan kebugaran pegawai, olahraga dinilai mampu membuka ruang komunikasi serta memperkuat kerja sama antaraparat pemerintah.
Aulia juga meminta semangat sportivitas selama pertandingan dibawa ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Menang dan kalah adalah bagian dari pertandingan. Yang terpenting kita tetap menjunjung tinggi sportivitas, kebersamaan dan kekeluargaan,” katanya.
Ia pun mendorong jajaran OPD untuk rutin mengembangkan kegiatan olahraga. Kondisi fisik yang sehat dan hubungan kerja yang baik diharapkan dapat mendukung peningkatan kinerja aparatur Pemkab Kukar.
Sementara itu, Kepala DPU Kukar Wiyono mengatakan kejuaraan yang berlangsung pada 19-21 Agustus 2026 tersebut diikuti sekitar 200 peserta dari 23 OPD Kukar serta instansi vertikal, termasuk Pengadilan Agama dan Kementerian Agama.
Kompetisi mempertandingkan sejumlah kategori. Kategori eksekutif diikuti 12 kepala dinas atau kepala OPD, ganda putra sebanyak 35 pasangan, ganda putri 18 pasangan, serta beregu sebanyak 11 tim.
Pada kategori eksekutif OPD, Dispora melalui pasangan Aji Ali Husni-Yesiva Saipul keluar sebagai juara pertama. DPU Kukar yang diperkuat Wiyono-Rijali menempati posisi kedua. Posisi ketiga bersama ditempati Sekretariat Daerah melalui Dafip Haryanto-Esfatullah dan Bappeda melalui Aji Roni-Antoni Kusbiantoro.
Untuk ganda putra, pasangan Doddy-Awang dari Satpol PP merebut juara pertama setelah mengungguli Heru-Rusyidi dari Disdik yang harus puas di posisi kedua. Posisi ketiga bersama ditempati Rahman-Hendra dari Disdik dan Agus-Syaifullah dari Bapenda.
Pada ganda putri, pasangan Helty-Martha dari Disdik menjadi juara pertama, disusul Yunita-Ariani dari Disperkim. Pasangan Jumiati-Mariana dari Disdik menempati posisi ketiga, sedangkan Tutik-Risa dari Disdik berada di posisi keempat.
Sementara pada kategori beregu, Disdik B berhasil menjadi juara pertama. Dispora menempati posisi kedua, sedangkan Satpol PP meraih posisi ketiga.
Penyerahan penghargaan kepada para pemenang menutup rangkaian kejuaraan yang berlangsung sejak 19 Agustus tersebut. Lebih dari sekadar membawa pulang gelar juara, turnamen menjadi ruang pertemuan sekitar 200 aparatur dan pegawai lintas instansi untuk membangun kekompakan melalui olahraga.



