Foto/PemkabKukar

Pemkab Kukar Perkuat Upaya Pencegahan Malnutrisi Anak Lewat Program JAPFA for Kids

Bebaca.id, TENGGARONG – Upaya peningkatan kesehatan anak usia sekolah terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui kolaborasi dengan sektor swasta. Salah satunya diwujudkan lewat Diseminasi Program JAPFA for Kids 2025 yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kukar, Rabu (21/1/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur Forkopimda, jajaran perangkat daerah, pimpinan rumah sakit, camat se-Kukar, Tim Penggerak PKK, tenaga pendamping desa dan kelurahan, hingga guru, orang tua, serta peserta program.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Kukar, Akhmad Taufik Hidayat, yang mewakili Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri, menegaskan bahwa Program JAPFA for Kids menjadi bentuk nyata sinergi pemerintah daerah dengan dunia usaha dalam menekan angka malnutrisi dan membangun pola hidup sehat sejak usia dini.

Program tersebut menyasar delapan sekolah dasar di Kecamatan Loa Kulu dan Tenggarong dengan jumlah penerima manfaat sekitar 1.807 siswa. Selain pemberian asupan gizi, peserta juga dibekali pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat dalam aktivitas sehari-hari.

“Melalui pendekatan gizi dan edukasi kesehatan yang berkelanjutan, anak-anak tidak hanya tumbuh lebih sehat, tetapi juga terbentuk karakternya,” ujar Akhmad Taufik saat membacakan sambutan bupati.

Berdasarkan laporan pelaksanaan program, angka anak dengan kondisi malnutrisi mengalami penurunan signifikan, dari 130 anak menjadi 59 anak hingga Desember 2025. Selama program berjalan, distribusi telur dilakukan sebanyak 24 kali dengan total lebih dari 50 ribu butir telur yang disalurkan kepada 121 anak. Tingkat konsumsi tercatat mencapai 95,03 persen.

Selain intervensi gizi, program ini juga menggelar Hari Sehat JAPFA setiap pekan di sekolah mitra. Kegiatan tersebut meliputi senam gizi seimbang, konsumsi bekal sehat, edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), kebiasaan mencuci tangan pakai sabun, serta pemeriksaan kebersihan kuku siswa.

Pemkab Kukar menilai program ini memberi dampak luas, tidak hanya pada peningkatan status gizi anak sekolah dasar, tetapi juga memperkuat kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, sekolah, dan keluarga.

Program JAPFA for Kids dinilai sejalan dengan visi pembangunan “Kukar Idaman Terbaik”, khususnya misi peningkatan derajat kesehatan masyarakat, serta mendukung penguatan sektor pendidikan melalui berbagai program bantuan dan beasiswa bagi keluarga kurang mampu.

Di akhir sambutan, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, terutama guru, fasilitator, orang tua, dan sekolah, atas peran aktif mereka dalam menyukseskan program kesehatan anak.

“Perhatian terhadap kesehatan dan gizi anak adalah investasi jangka panjang bagi masa depan Kutai Kartanegara,” demikian pesan yang disampaikan menutup kegiatan tersebut.

Penulis : Sultan AL

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram