Bebaca.id, TENGGARONG — Program layanan kesehatan gratis cukup menggunakan KTP yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dinilai belum sepenuhnya berjalan optimal. Pasalnya, masih ditemukan warga yang membayar iuran BPJS Kesehatan kelas 3 secara mandiri.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan seluruh masyarakat Kukar yang terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan kelas 3 seharusnya telah dijamin pemerintah daerah melalui kerja sama dengan BPJS Kesehatan.
“Kita punya program berobat gratis cukup menggunakan KTP. Seluruh masyarakat Kabupaten Kukar dijamin jaminan kesehatannya,” kata Aulia, Minggu (10/5/2026).
Ia menjelaskan, Pemkab Kukar bersama BPJS Kesehatan telah menyepakati pembiayaan peserta BPJS kelas 3 menjadi tanggungan pemerintah daerah.
“Kita sudah bersepakat bahwa seluruh warga masyarakat Kabupaten Kukar yang berada pada BPJS kelas 3 itu sudah pasti ditanggung oleh pemerintah daerah Kabupaten Kukar,” ujarnya.
Namun demikian, pemerintah daerah masih menerima laporan adanya masyarakat yang tetap membayar iuran BPJS secara pribadi. Menurut Aulia, kondisi tersebut menunjukkan pelaksanaan program di lapangan belum berjalan maksimal.
Ia menegaskan Pemkab Kukar bertanggung jawab penuh terhadap jaminan kesehatan masyarakat yang masuk dalam kategori BPJS kelas 3.
“Saya tegaskan, Pemkab Kukar menjamin seluruh BPJS kelas 3 untuk masyarakat Kukar,” tegasnya.
Aulia juga menilai apabila masih ada warga yang harus membayar sendiri, maka hal itu menjadi tanggung jawab pemerintah daerah untuk melakukan perbaikan dalam implementasi program.
“Kalau masih ada masyarakat yang mengeluhkan mereka tetap membayar, itu salahnya kita, bukan salah mereka,” pungkasnya.



