Bebaca.id, JAKARTA – Kabar meninggalnya Sutrimo, yang dalam sejumlah unggahan di media sosial disebut sebagai Karumga eks Jampidsus Febrie Adriansyah, menjadi perhatian publik setelah beredarnya sebuah laporan yang memuat berbagai informasi mengenai peristiwa tersebut.
Laporan yang beredar memuat sejumlah klaim, mulai dari kondisi korban saat ditemukan, keterangan saksi, hingga pernyataan pihak keluarga. Selain itu, laporan tersebut juga menyebut sejumlah barang pribadi korban, seperti telepon seluler, dompet, kartu ATM, dan pakaian, disebut belum diterima oleh pihak keluarga.
Di sisi lain, laporan yang sama turut memuat dugaan yang mengaitkan korban dengan persoalan proyek batu bara di Jambi. Namun, hingga kini informasi tersebut masih sebatas klaim dalam laporan yang beredar dan belum dapat dipastikan kebenarannya.
Sampai berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum maupun pihak-pihak yang disebut dalam laporan mengenai dugaan tersebut. Belum diketahui pula apakah informasi yang beredar menjadi bagian dari proses penyelidikan resmi.
Sejumlah pihak mengingatkan pentingnya menunggu hasil penyelidikan dan klarifikasi dari instansi berwenang agar informasi yang berkembang di ruang publik tidak menimbulkan kesimpulan yang belum didukung fakta.
Masyarakat juga diimbau untuk bersikap bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta mengutamakan sumber resmi hingga terdapat penjelasan dari pihak berwenang terkait peristiwa tersebut.



