Kepulan asap dari atap salah satu rumah mengawali kebakaran yang kemudian merembet ke sejumlah bangunan di Jalan Gerbang Dayaku RT 8, Desa Loa Diri Ilir, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (13/8/2026) sore.

Enam Rumah Terdampak Kebakaran di Loa Janan, Kerugian Ditaksir Rp700 Juta

Bebaca.id, TENGGARONG – Kepulan asap dari atap salah satu rumah mengawali kebakaran yang kemudian merembet ke sejumlah bangunan di Jalan Gerbang Dayaku RT 8, Desa Loa Diri Ilir, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (13/8/2026) sore. Lima rumah hangus, sementara satu bangunan lainnya mengalami kerusakan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WITA. Warga yang pertama kali melihat asap keluar dari bagian atap rumah milik Imam langsung berteriak meminta pertolongan dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.

“Pada pukul 15.00 WITA warga melihat kepulan asap dari atap rumah Bapak Imam serta berteriak dan menghubungi pemadam kebakaran,” demikian laporan Disdamkarmatan Kukar.

Sekitar pukul 15.10 WITA, dua unit mobil pemadam milik Pemerintah Kabupaten Kukar tiba di lokasi. Petugas bersama masyarakat kemudian berupaya memadamkan api sekaligus mencegah kobaran menjalar lebih luas.

Material bangunan yang didominasi kayu membuat api dengan cepat merambat dari satu rumah ke rumah lainnya. Dari enam bangunan terdampak, lima rumah dilaporkan habis terbakar, sedangkan satu rumah mengalami kerusakan pada bagian belakang atau dapur.

Rumah-rumah tersebut masing-masing dihuni Jimmy (45), Arpiansyah (49), Rustam (47), Syarmila (29), H. Yudi (57), dan Tundung (49).

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian materiel sementara ditaksir mencapai Rp700 juta. Nilai tersebut masih dapat berubah setelah proses pendataan seluruh kerusakan selesai dilakukan.

Upaya pemadaman turut melibatkan sejumlah kelompok relawan, di antaranya Relawan Damba, Renkas Loa Janan, Satria, Sengkotek, Mujahidin Bakungan dan Kamaseku. Tiga unit pemadam portable juga dikerahkan bersama unsur Polsek dan Koramil Loa Janan.

Petugas turut berkoordinasi dengan PLN untuk memutus sementara aliran listrik di sekitar lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan selama proses pemadaman berlangsung.

Setelah lebih dari satu jam penanganan, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 16.35 WITA. Petugas kemudian melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu api.

Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik sebagai pemicu kebakaran. Meski demikian, penyebab tersebut masih harus dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut oleh kepolisian.

“Bangunan semi permanen yang terbakar merupakan bangunan bermaterial kayu sehingga api merambat dengan cepat. Saat ini kebakaran masih dalam pemeriksaan pihak Polsek Loa Janan dan diperkirakan penyebab sementara kebakaran adalah adanya korsleting listrik,” demikian keterangan Disdamkarmatan Kukar.

Polsek Loa Janan masih mendalami sumber api untuk memastikan penyebab kebakaran. Sementara proses pemeriksaan berlangsung, pendataan terhadap kerusakan dan kerugian warga terus dilakukan sebagai dasar penanganan pascakejadian.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Apa yang Anda Cari?