Kepala Dinas Sosial Kutai Kartanegara, Rinda Desianti.

18 Kecamatan Aktif, Temu Karya Karang Taruna Kukar Siap Pilih Ketua Baru

Bebaca.id, Tenggarong – Menyambut momentum Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) yang jatuh pada 20 Desember mendatang, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai mematangkan serangkaian agenda strategis. Salah satu fokus utamanya adalah merampungkan formasi kepengurusan Karang Taruna tingkat kabupaten, yang pelantikannya ditargetkan menjadi puncak perayaan HKSN tahun ini.

Sebagai langkah awal menuju pelantikan, Dinsos Kukar akan menggelar agenda Temu Karya Karang Taruna pada 21 November 2026 mendatang. Bertempat di Pendopo Bupati Kukar, forum konsolidasi ini bakal menjadi panggung utama untuk memilih sosok ketua baru, sekaligus menyusun struktur kepengurusan Karang Taruna di tingkat kabupaten.

Kepala Dinsos Kukar, Rinda Desianti, mengungkapkan bahwa perhelatan Temu Karya ini akan melibatkan utusan perwakilan dari 20 kecamatan se-Kukar. Tak hanya itu, jajaran pengurus Karang Taruna tingkat Provinsi Kalimantan Timur hingga pimpinan pengurus nasional juga dijadwalkan turun gunung untuk mengawal proses konsolidasi pemuda tersebut.

Rinda memaparkan, berdasarkan hasil pemetaan internal saat ini, dari total 20 kecamatan yang ada, mayoritas kepengurusan Karang Taruna di wilayah kecamatan masih berjalan aktif dan dinamis.

“Temu karya itu nanti kita akan membahas tentang semacam penetapan ketua. Dari 20 kecamatan itu, yang sudah tidak aktif lagi dan masa jabatannya sudah habis ada dua, Tabang sama Kenohan. Yang 18 masih aktif,” ujarnya, Senin (2/11/2026).

Melalui forum musyawarah mufakat dalam Temu Karya tersebut, ketua terpilih nantinya akan didampingi oleh tim formatur untuk memformulasikan postur organisasi kepengurusan. Setelah struktur terbentuk, tahap krusial berikutnya adalah merampungkan urusan administrasi hingga tahapan penerbitan Surat Keputusan (SK) pengesahan.

Mengenai otorisasi penerbitan SK kepengurusan tingkat kabupaten ini, pihak Dinsos Kukar masih akan berkoordinasi lebih lanjut guna menentukan apakah SK tersebut akan diterbitkan oleh Bupati Kukar atau diberikan mandat langsung oleh pengurus nasional Karang Taruna.

Dengan kalender kegiatan yang cukup padat, Dinsos Kukar memasang target optimistis agar seluruh proses administratif pasca-Temu Karya dapat dituntaskan hanya dalam kurun waktu satu bulan.

“Rencana saya, kalau prosesnya realistis, tanggal 20 Desember itu bisa bertepatan dengan Hari Kesetiakawanan Sosial. Jadi dibarengi dengan pelantikan Karang Taruna. Momennya pas, karena setelah Temu Karya pada November, satu bulan kemudian proses administrasi sudah selesai,” pungkasnya.

Lebih dari sekadar agenda seremonial pelantikan, peringatan HKSN tahun ini juga dirancang untuk membawa dampak ekologis yang nyata bagi lingkungan. Dinsos Kukar tengah merancang aksi bakti sosial yang menyasar kawasan pesisir, melalui gerakan penanaman pohon pelindung dan aksi bersih-bersih lingkungan sekitar. Kolaborasi apik antara pemerintah daerah dan energi baru pengurus Karang Taruna ini kelak diharapkan mampu membangkitkan kembali muruah kesetiakawanan sosial, sekaligus mencetak generasi muda Kukar yang responsif, peduli, dan berdaya guna bagi kemajuan daerah.

(*adv/diskominfo)

Editor : Reihan Noor

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Apa yang Anda Cari?