Bebaca.id,TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menggulirkan program Beasiswa Kukar Idaman Terbaik tahun 2026 sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kukar, Fathul Alamin, mengatakan bahwa proses pendaftaran telah resmi dibuka sejak 27 April dan akan ditutup pada 26 Mei 2026. Seluruh tahapan pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi pemerintah daerah.
“Pendaftaran program Beasiswa Kukar Idaman Terbaik sudah dibuka mulai 27 April hingga 26 Mei 2026. Masyarakat dapat mengakses seluruh informasi dan proses pendaftaran secara online melalui situs resmi yang tersedia,” ujar Fathul, Kamis (30/4/2026).
Ia mengungkapkan, pada tahun ini pemerintah daerah meningkatkan kuota penerima beasiswa secara signifikan. Jumlah penerima ditargetkan mencapai 7.026 orang.
“Tahun ini kuota penerima kami tingkatkan menjadi 7.026 orang, sehingga lebih banyak pelajar dan mahasiswa di Kukar yang dapat merasakan manfaat program ini,” jelasnya.
Tidak hanya itu, alokasi anggaran yang disiapkan juga tergolong besar. Pemerintah Kabupaten Kukar menganggarkan dana sebesar Rp56,4 miliar untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.
“Total anggaran yang dialokasikan untuk program beasiswa ini mencapai Rp56,4 miliar,” tambahnya.
Terkait persyaratan, Fathul menjelaskan bahwa calon penerima wajib merupakan warga Kutai Kartanegara yang dibuktikan dengan kepemilikan KTP. Selain itu, pelamar juga harus melampirkan surat keterangan aktif kuliah atau bukti diterima di perguruan tinggi maupun sekolah, serta buku rekening Bankaltimtara.
“Persyaratan lainnya akan menyesuaikan dengan jenis beasiswa yang dipilih oleh pendaftar,” terangnya.
Adapun program beasiswa yang dibuka tahun ini mencakup beberapa kategori, di antaranya Beasiswa SMA/sederajat, Beasiswa Santri Pondok Pesantren, Beasiswa Stimulan S1, hingga Beasiswa Tematik yang meliputi bidang kesehatan dan sekolah kedinasan seperti STAN dan STTD.
Melalui program ini, Pemkab Kukar berharap dapat memperluas akses pendidikan bagi masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing generasi muda di masa mendatang.
“Kami berharap program ini mampu membuka peluang pendidikan yang lebih luas serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kukar,” tutup Fathul.



