Bebaca.id,TENGGARONG — Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kutai Kartanegara, Sugeng Hariyadi, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terhadap polemik yang melibatkan Ketua DPRD Kukar dalam aksi demonstrasi aliansi organisasi masyarakat (ormas), Senin (4/5/2026).
Sugeng menilai tindakan Ketua DPRD dalam peristiwa tersebut telah menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat, khususnya dari kelompok ormas yang melakukan aksi.
“Secara pribadi dan sebagai Ketua Fraksi PDIP, kami melihat apa yang terjadi mungkin telah mencederai perasaan, baik secara kemanusiaan maupun hati saudara-saudara kita,” ujarnya.
Ia mengakui adanya kekecewaan dari aliansi ormas yang menyuarakan aspirasi mereka di Gedung DPRD Kukar.
“Atas nama Fraksi PDIP, kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kutai Kartanegara atas kejadian ini,” kata Sugeng.
Lebih lanjut, Sugeng menyatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan pembenahan internal. Ia juga menegaskan bahwa langkah lanjutan terkait polemik tersebut akan diserahkan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.
“Kami akan memohon pertimbangan dari DPP. Nantinya DPP yang akan menentukan langkah atas kejadian ini,” ucapnya.
Sugeng berharap peristiwa ini dapat menjadi pembelajaran bagi seluruh pihak, khususnya jajaran legislatif, agar dapat bekerja lebih baik dalam melayani masyarakat.
“Semoga ini menjadi pembelajaran bagi kami untuk melangkah lebih baik dan memberikan pengabdian terbaik bagi Kutai Kartanegara,” tutupnya.



