Bebaca.id, TENGGARONG – Aksi penyelamatan dramatis terjadi di kawasan Turap Timbau, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (6/8/2026) malam. Seorang perempuan berhasil dievakuasi petugas setelah diduga melompat ke Sungai Mahakam akibat persoalan rumah tangga.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.00 WITA itu mengundang perhatian warga di sekitar lokasi. Sejumlah saksi berupaya memberikan pertolongan awal sambil menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kukar agar segera melakukan evakuasi.
Kepala Disdamkar Matan Kukar, Fida Hurasani, mengatakan informasi awal yang diterima petugas menyebutkan korban diduga sempat terlibat perselisihan dengan suaminya sebelum terjun ke sungai. Meski demikian, penyebab pasti kejadian tersebut masih didalami.
“Mereka disebut sempat cekcok yang diduga dikarenakan permasalahan rumah tangga,” ujarnya.
Menerima laporan tersebut, Disdamkar Matan Kukar langsung mengerahkan satu unit armada rescue beserta personel menuju lokasi. Tim bergerak cepat mengingat derasnya arus Sungai Mahakam yang berpotensi membahayakan keselamatan korban.
Saat tiba di lokasi, petugas mendapati korban mulai terbawa arus menuju bagian tengah sungai. Personel yang turun ke air segera melakukan penyelamatan hingga akhirnya berhasil menjangkau dan mengevakuasi korban ke tepian.
“Tadi sempat mau hanyut ke tengah, namun petugas sempat memegang erat tubuhnya hingga berhasil dibawa ke tepian,” jelas Fida.
Usai dievakuasi, korban dipindahkan menggunakan speedboat menuju Pelabuhan Kumala. Di lokasi tersebut telah disiapkan ambulans yang kemudian membawa korban ke RSUD Aji Muhammad Parikesit Tenggarong Seberang untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan medis.
Fida memastikan proses penyelamatan berlangsung tanpa kendala berarti. Menurutnya, laporan cepat dari masyarakat dan respons sigap petugas menjadi faktor utama yang memungkinkan korban diselamatkan dalam kondisi hidup.
“Alhamdulillah tidak ada kendala dalam proses penyelamatannya. Kini korban dibawa ke Pelabuhan Kumala karena sudah ada ambulans yang siaga di sana. Setelah itu akan dibawa ke RSUD Aji Muhammad Parikesit,” terangnya.
Hingga kini, identitas lengkap korban masih dalam proses pendataan. Aparat juga terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk memastikan kronologi serta penyebab pasti insiden tersebut, sementara korban masih menjalani penanganan medis di rumah sakit.



